Tanah longsor yang terjadi pada Minggu (18/12/2011) petang tersebut berada di Desa Tieng, Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Satu orang dilaporkan tewas, 2 luka-luka dan 11 lainnya belum diketahui nasibnya.
Menurut Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekontruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo, Esti Mulyanto, saat dikonfirmasi membenarkan musibah tersebut.
“Tebing longsor dan menimpa sebuah angkutan yang hendak menuju wilayah Dieng,” kata Esti Mulyanto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Ada 11 orang lagi yang belum ditemukan. Kami akan mengirimkan loader ke lokasi bencana untuk melakukan evakuasi,” katanya
Dia juga mengaku belum mengetahui pasti data nama-nama para korban yang tertimbun longsoran saat berada di dalam angkutan umum tersebut.
Pada Januari tahun 2010 silam Bencana longsor di wilayah Tieng ini pernah terjadi. Ketika itu tanah longsor menimpa permukiman warga RT 04 RW 08, Dusun Sidorejo Wonoaji, Desa Tieng, Kecamatan Kejajar, dan menewaskan enam orang.
Sebelumnya terjadi banjir dan tanah longsor di Wonosobo, Jawa Tengah. Dalam peristiwa itu, 1 orang tewas, 5 luka berat, 5 luka ringan, dan 627 orang mengungsi. Selain itu, 13 rumah hanyut dan 7 rumah rusak berat.
(mpr/mpr)










































