"Korban melapor ke Polresta Depok dan divisum ke RS Polri," ujar Kasat Reskrim Polresta Depok, AKP Febriansyah, kepada wartawan di Polresta Depok, Jalan Margonda Raya, Rabu (14/12/2011).
Menurut Febriansyah, saat melapor ke Polresta Depok, Ros ditemani pamannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ros pun menaiki angkot M-26 Kampung Melayu-Bekasi. Sopir angkot M-26 kebanyakan bertempat tinggal di kawasan Raden Saleh, Depok. Umumnya sopir M-26 melewati Pasar Kemiri Muka, Depok, sebelum menuju rute sesungguhnya.
Namun tidak jauh dari jalan Raden Saleh, pelaku yang duduk di belakang angkot menodongkan golok pada Ros. Sopir lantas memutar kendaraan ke arah Cilodong, dan melewati Jalan Raya Bogor. Lalu terakhir sopir membawa Rosmiati ke kawasan Cikeas, Cibubur, Jawa Barat.
Ros sempat teriak dan melawan. Akibatnya bahu kiri atas Ros terkena sabetan golok. Setelah itu Ros dibekap dan ditidurkan di tengah angkot.
Saat itulah Ros diperkosa oleh seorang pelaku. Dalam keadaan angkot tetap berjalan, 1 orang pelaku memperkosa Ros. Sementara 1 orang teman pelaku memegangi Ros untuk melampiaskan nafsu bejatnya. Sedangkan sang sopir menyemangati pelaku untuk melakukan perkosaan. Lampu di dalam angkot saat itu dimatikan agar tidak ada warga yang melihat. Keadaan di kawasan Cikeas juga sepi. Setelah diperkosa, Ros diturunkan di kawasan Cikeas.
(nik/ndr)











































