Erry Riyana: KPK di Masa Datang Tanggung Jawab Komisi III!

Erry Riyana: KPK di Masa Datang Tanggung Jawab Komisi III!

- detikNews
Jumat, 02 Des 2011 16:40 WIB
Erry Riyana: KPK di Masa Datang Tanggung Jawab Komisi III!
Jakarta - 4 Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah dipilih Komisi III DPR. Komposisi pilihan DPR ini dinilai lebih banyak akan memprioritaskan penindakan dibanding dengan pencegahan. Maka, semua yang terjadi pada KPK di masa datang adalah tanggung jawab DPR!

"Komisi III tanggung jawab dengan segala sesuatu yang terjadi pada KPK di masa yang akan datang. Utamanya berkaitan dengan pencegahan, pencegahan kurang efektif. Apalagi kurang ada perhatian media," kritik anggota Pansel Capim KPK Erry Riyana Hardjapamekas menanggapi pimpinan KPK yang dipilih DPR saat dihubungi detikcom, Jumat (4/12/2011).

Erry menyayangkan Handoyo Sudrajat tidak masuk dalam 4 besar yang dipilih DPR. Erry memaklumi, lepas dari kemampuan profesional, pemilihan pimpinan KPK ini sudah melalui proses politik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya khawatir hanya penindakan hukum saja yang diprioritaskan. Yang paling saya sesalkan Handoyo Sudrajat tidak masuk. Saya serahkan sepenuhnya tanggung jawab KPK pada komisi III, semoga lebih baik dari pimpinan sebelumnya," jelas Erry.

Handoyo kini masih menjabat sebagai Deputi Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat KPK. Sebagai perbandingan, capim KPK menurut rangking Pansel adalah:

1. Bambang Widjojanto
2. Yunus Husein
3. Abdullah Hehamahua
4. Handoyo Sudrajat
5. Abraham Samad
6. Jaksa Zulkarnain
7. Adnan Pandu Praja
8. Irjen Pol (Purn) Aryanto Sutadi.

Sedangkan capim KPK pilihan DPR adalah:

1. Bambang Widjojanto mendapat 55 suara
2. Abraham Samad mendapat 55 suara
3. Adnan Pandu Praja mendapat 51 suara
4. Zulkarnain mendapat 37 suara
5. Yunus Husein mendapat 20 suara
6. Aryanto Sutadi mendapat 3 suara
7. Abdullah Hehamahua mendapat 2 suara
8. Handoyo Sudrajat mendapat 0 suara

Dengan demikian yang menjadi pimpinan KPK adalah Bambang, Abraham, Adnan dan Zulkarnain. Abraham kemudian menang mutlak menjadi Ketua KPK menggantikan Busyro Muqoddas.

(nwk/vit)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini