"Bekerjasama dengan instansi terkait untuk mengaudit apa saja yang menjadi kelalaian seperti pemeriksaan, bagaimana proses perbaikan apakah sesuai dengan prosedur, saya kira," ujar Kapolri Jenderal Timur Pradopo usai rapat mengenai Polhukam di Kantor Kemenko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (29/11/2011).
Kapolri enggan berkomentar lebih jauh mengenai dugaan penyebab ambruknya jembatan tersebut. Masyarakat diminta untuk bersabar seiring dengan proses penyelidikan yang dilakukan oleh Polri. Selain itu Polri masih fokus mencari korban hilang akibat runtuhnya jemabatan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diberitakan, Jembatan Kutai Kartanegara yang menghubungkan 2 wilayah Kecamatan Tenggarong Seberang dan Kecamatan Tenggarong, ambruk pada Sabtu (26/11) lalu. Menteri PU Djoko Kirmanto menyebut ambruknya jembatan tersebut terbilang langka mengingat jembatan tersebut masih berusia 10 tahun.
(mpr/nik)











































