"Sekitar pukul 19.00 WIB, saya lihat korban turun ke bawah dan membeli sesuatu ke minimarket di kondominium ini. Lalu naik lagi," kata satpam Suyanto saat ditemui di lokasi kejadian, Jumat (25/11/2011).
Selang beberapa menit kemudian, lanjut Suyanto, kakak kandung korban, Carla, pulang ke kondominium itu. Carla langsung naik ke lantai 9. 20 Menit berada di atas, Carla turun lagi dan langsung pergi meninggalkan kondominium tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat malam kejadian tersebut, Suyanto bertugas dengan satpam lain yakni Gunawan. Ia dan Gunawan kemudian mendengar suara benda jatuh. Suara tersebut cukup keras.
Keduanya kemudian mencari asal suara tersebut. Gunawan dan Suyanto pun terkejut saat melihat sesosok tubuh wanita tergeletak tak berdaya di rerumputan depan pintu masuk Kondominium.
"Ketika itu saya lihat ada darah yang keluar dari mulutnya," katanya.
Ketika jatuh, Caroline masih bernyawa. Pihak kondominium lantas memanggil dokter dari RS Siloam Karawaci. Setelah diperiksa, Caroline akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.
"Baru kemudian polisi datang," akunya.
Saat peristiwa terjadi, kata Gunawan, suasana kondominium sedang sepi. Para penghuni kondominium yang mayoritas adalah mahasiswa/mahasiswi Universita Pelita Harapan sudah kembali ke kamar masing-masing.
Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Tangerang untuk divisum. Pihak keluarga sendiri langsung membawa jenazah Caroline ke Karawang. "Sekarang kakaknya juga tidak ada di sini, semua ke Karawang," terangnya.
(gus/fay)










































