"Yang pertama soal ranking. Soal ranking itu jadi pertimbangan walaupun di DPR tidak mengenal rangking tapi sebagai pertimbangan perlu," kata Sekretaris FPD DPR, Saan Mustopa, kepada wartawan, Jumat (18/11/2011).
Menurut dia, perlu tokoh-tokoh berpengalaman untuk memimpin KPK. Tentu beberapa nama sudah kerap disebut-sebut di masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan fit and proper test KPK harus difukuskan pada dua hal yakni, track record dan jam terbang serta pada pemahaman capim KPK dalam pemberantasan korupsi.
"Fit and proper test ini yang didalami terkait latar belakang, pelaporan, aktivitas mereka semua terkait track record mereka itu yang akan didalami. Yang kedua soal pemahaman, komitmen dan strategi mereka dalam pemberantasan koruptor," kata Saan.
(van/aan)











































