PAN: KPK Jangan Jadi Ajang Kontes Popularitas Pimpinannya

PAN: KPK Jangan Jadi Ajang Kontes Popularitas Pimpinannya

- detikNews
Kamis, 17 Nov 2011 15:26 WIB
PAN: KPK Jangan Jadi Ajang Kontes Popularitas Pimpinannya
Jakarta - Fraksi PAN DPR siang ini mempertemukan 8 calon pimpinan KPK dalam acara diskusi publik di Gedung DPR, Senayan. Wakil Ketua Umum PAN Dradjad Wibowo pun berharap komisioner KPK ke depan tidak saling adu popularitas.

"KPK jangan jadi kontes popularitas komisionernya. Kita berharap KPK ke depan tentunya akan lebih baik lagi dalam pemberantasan korupsi," ujar Dradjad saat memberikan sambutan dalam acara diskusi bertema 'KPK Baru, Indonesia Baru' di gedung Nusantara DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/11/2011).

Menurut Dradjad kesuksesan KPK bukan saat menangkap pejabat negara lalu menjadi pemberitaan publik. Amanat yang dititipkan kepada KPK adalah untuk pencegahan dan penindakan korupsi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"KPK telah berhasil memproses 265 terdakwa korupsi. Dari angka itu 29 dari eksekutif, 45 orang dari DPR dan DPRD. Gubernur 8 orang. 42 Persen kasus yang ditangani KPK terkait pengadaan barang dan jasa, lalu 58 persen terkait APBN dan APBD, tetapi belum ada soal utang negara yang diproses," terang ekonom ini.

Menurutnya kerugian negara dalam pengelolaan hutang negara juga besar. Namun hal itu tidak pernah mendapat sorotan dari KPK.

"Nilai nominal dugaan kerugian negara dalam pengelolaan utang ini pun besar, tetapi tidak pernah dapat perhatian," terangnya.

Meski demikian, kata Dradjad, PAN terus mendukung KPK karena memiliki latar historis lahirnya lembaga antikorupsi tersebut.

"Kita tidak setuju dengan usulan pembubaran KPK. Tetapi dukungan kepada KPK juga bukan cek kosong tanpa cek dan ricek," imbuhnya.

(van/lrn)


Berita Terkait