Menurut keterangan salah satu anggota Satuan Lalu Lintas Polres Metro Kota Tangerang, Bripka Hafiz, mayat korban pertama kali ditemukan oleh Muhtar ketika sedang mencari cacing rambut di Sungai Cisadane sekitar pukul 09.30 WIB.
"Saat itu saya sedang bertugas tak jauh dari lokasi ditemukannya mayat korban, kemudian saksi Muhtar melaporakan hal itu ke saya. Lalu saya turun ke sungai untuk memeriksa dan menarik korban menggunakan kayu, ternyata benar kalau itu mayat seorang laki-laki tetapi menggunakan bra alias waria," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk sementara, kata Rahmat, korban diduga meninggal karena penyakit ayan. Saat kejang-kejang, ia terjatuh ke sungai dan tenggelam. "Jika dilihat dari kondisi mayatnya, korban belum lama meninggal, karena belum ada pembengkakan dan pembusukan di bagian tubuhnya, kemungkinan bari beberapa jam," tegas Rachmat.
Untuk kepentingan penyelidikan mayat korban dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk dilakukan otopsi agar diketahui penyebab kematiannya. Untuk diketahui Busro ditemukan dengan menggunakan kaos berwarna ungu dan celana jeans dan ciri yang paling mencolok adalah korban seorang waria.
(anw/anw)











































