MUI Sepakat Pejabat Jangan Hidup Mewah

MUI Sepakat Pejabat Jangan Hidup Mewah

- detikNews
Selasa, 15 Nov 2011 14:26 WIB
MUI Sepakat Pejabat Jangan Hidup Mewah
Jakarta - Kritik Ketua KPK Busyro Muqoddas terhadap gaya hidup mewah para pejabat didukung oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin. Ma'ruf menilai dalam situasi seperti saat ini, tidak layak para pejabat memamerkan kekayaannya.

"Saya setuju pejabat itu hidup jangan mewah. Saya kira dalam sitausi seperti sekarang ini, janganlah kita pamerkan kemewahan," kata Ma'ruf Amin di sela-sela pertemuan dengan Wali Kota Bogor di Kantor MUI, Jl Proklamasi, Jakarta, Selasa (15/11/2011).

Dari segi agama menurut Ma'ruf, mengumbar harta secara berlebihan juga dilarang. Agama tidak menganjurkan umatnya hidup dengan bermewah-mewahan. "Dalam agama sesuatu yang berlebihan dalam bentuk apapun itu tidak boleh," Ma'ruf mengingatkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun demikian, menurutnya belum tentu juga kemewahan yang selama ini ditunjukkan oleh para pejabat adalah hasil dari korupsi. "Bisa juga ada yang dari lahir bisa kaya," ujarnya.

Apakah MUI ada imbauan terkait hal ini? "MUI sendiri, saya mengimbau dan saya setuju sekali apa saran Pak Busyro kalau kemewahan itu jangan dipamerkan," jawab Ma'ruf.

Ditanya apakah MUI akan mengeluarkan fatwa pejabat jangan bermewah-mewahan, Ma'ruf cuma tertawa dan menjawab, "Intinya kita mengimbaulah jangan hidup mewah," tuturnya.

(anw/fay)


Berita Terkait