LP3ES Tetap Akan Lakukan Quick Count di Pilpres Putaran II
Kamis, 15 Jul 2004 14:06 WIB
Jakarta - Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi Sosial (LP3ES) tetap akan melakukan quick count pada pemilihan presiden putaran kedua meskipun program tersebut menuai protes. Pola manajemen akan diubah."Quick count akan tetap dilangsungkan pada pilpres putaran II. Meskipun kami banyak mendapat protes dari berbagai pihak. Quick count akan dilakukan dengan pola manajemen yang berbeda, termasuk pola hubungan NDI juga akan diubah," ungkap Direktur LP3ES Imam Ahmad di kantor LP3ES, Jalan S Parman, Jakarta Barat, Kamis (15/7/2004)."Saya rasa tidak boleh ada pihak, termasuk KPU yang boleh melarang orang melakukan penelitian dan mengumumkannya karena itu bagian dari demokratisasi," imbuhnya.Untuk pilpres putaran kedua, kata Imam, pihaknya masih menunggu para penyumbang dana terutama dari dalam negeri. Dana yang dibutuhkan diperkirakan sekitar Rp 3 miliar."Sampai saat ini belum ada pihak yang sudah pasti akan menjadi donor meskipun NDI menyatakan masih mempunyai sedikit dana," kata dia.Dikatakan Imam, quick count pilpres putaran pertama total biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 2,8 miliar. Dana berasal dari UNDP sebesar Rp 1,6 miliar, Metro TV dalam hal ini Freedom Institute sebesar Rp 1 miliar dan NDI sebesar 50.000 US$"Peranan NDI selama ini selain sebagai donor, juga sebagai technical assistant. Tetapi kedudukan kami sejajar dan kerjasama yang dilakukan bersifat partnership dan profesional. Kami menegaskan LP3ES adalah sebuah lembaga independen yang tidak diarahkan pihak manapun, termasuk NDI seperti yang dinyatakan pihak tertentu," demikian Imam.
(aan/)











































