Sebuah kolam yang berada di dalam kandang rusa seluas 3 hektar itu juga sudah sejak sebulan yang lalu kering akibat proyek saluran air di Monas. Para penjaga pun tak kuasa mencegah pengunjung memberi minum kepada rusa-rusa itu.
โHarusnya memang tidak boleh, tapi gimana lagi kita kasihan kalau rusa itu tidak minum. Mereka kehausan tapi kita tidak punya air,โ kata seorang perawat rusa Monas, Dasuki (60) saat ditemui di Monas, Jakarta, Jumat (11/11/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
โTolong dikasih minum. Kasihan apalagi masih ada rusa yang sedang menyusui,โ ujar pria yang telah bekerja sebagai penjaga Monas sejak tahun 1974.
Dasuki pun tak keberatan berbagi cara kepada pengunjung bagaimana memberi minum rusa. Tutup botol air kemasan ia lubangi satu titik dengan jarum kawat pagar. Dan ketika rusa mendekat air botol kemasan ditekan sehingga air keluar.
Bukan hal yang mudah melakukannya, saat detikcom mencoba memberi minum, para rusa yang sedang makan rumput langsung berlari menjauh. Rupanya mereka masih terlalu takut berhadapan dengan manusia yang tidak biasa memberinya makan.
Dasuki mengaku saat ini beberapa rusa mengalami luka. Namun para perawat tidak bisa mengobati sehingga luka dibiarkan sembuh sendiri.
โMereka luka pas musim kawin, berantem rebutan betina. Kalau mereka sakit ya kita juga tidak bisa apa-apa,โ imbuh Dasuki.
(feb/lrn)











































