Kejadian ini berlangsung saat mahasiswa Mpu Tantular dan UKI memasuki kampus UKI, di Cawang, Jakarta Timur, Rabu (9/11/2011). Mahasiswa tiba-tiba saja melempar beberapa bungkus plastik air seni dan tinja ke polisi yang berada di luar kampus.
Untung saja polisi tidak terkena umpan yang dilemparkan mahasiswa. Namun tetap saja polisi mencium bau menyengat dari isi plastik tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas aksi mahasiswa ini, polisi tidak tergerak untuk menyerang balik mahasiswa. Polisi menepi dan mengalah serta memilih tidak menggrubis serangan dari mahasiswa.
Bahkan saat mahasiswa mengejar sampai ke Jembatan Cawang, polisi tidak membalas dan terus berjalan serta berlari kecil ke arah Jembatan tersebut. Saat mahasiswa membakar sebuah ban dan melempar batu ke minibus polisi berwarna coklat dengan batu, polisi juga tidak melawan.
Polisi hanya mengamankan lalu lintas karena jalanan kembali macet akibat aksi bakar ban oleh mahasiswa. Pengaman di sekitar kampus UKI dipimpin langsung oleh Kapolres Jaktim Kombes Saidal Mursalin.
(nik/fay)
