"Intinya, tidak ada saksi yang mengenali. Kami telusuri semua, dari sopir taksi, sekuriti, ternyata belum mengarah ke pelaku. Minim bukti dan saksi," kata Kapolres Jaksel Kombes Pol Imam Sugianto di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Rabu (9/11/2011).
Imam menjelaskan, saat ini sudah ada 36 saksi yang diperiksa. CCTV di Shy Rooftop pun masih diidentifikasi untuk mengenali pelaku. Namun Imam mengamini saat itu ada keributan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Imam juga menjelaskan umumnya saksi-saksi tidak ada yang tahu saat penusukan terjadi. "Pelaku belum diketahui, masih didentifikasi. Saksi-saksi tidak tahu dan tidak kenal," terangnya.
Sebelumnya Raafi tewas ditusuk pada Sabtu (5/11/2011) dini hari saat sedang menghadiri pesta ulang tahun di Shy Rooftop. Saat sedang joget, Raafi bersenggolan sehingga timbul keributan.
Raafi kemudian tersungkur bersimbah darah karena perut bagian kanannya ditusuk. Pelaku diduga kabur dengan membawa senjata tajam yang digunakan menusuk Raafi.
(ndr/vit)











































