Polisi Minim Bukti dan Saksi Ungkap Pembunuhan Raafi

Polisi Minim Bukti dan Saksi Ungkap Pembunuhan Raafi

- detikNews
Rabu, 09 Nov 2011 13:02 WIB
Polisi Minim Bukti dan Saksi Ungkap Pembunuhan Raafi
Jakarta - Polisi mengaku kesulitan mengungkap kasus pembunuhan siswa SMA Pangudi Luhur Raafi Aga Winasya Benjamin (17) di Shy Rooftop, Kemang, Jaksel. Polisi beralasan kekurangan bukti dan saksi. Lho!

"Intinya, tidak ada saksi yang mengenali. Kami telusuri semua, dari sopir taksi, sekuriti, ternyata belum mengarah ke pelaku. Minim bukti dan saksi," kata Kapolres Jaksel Kombes Pol Imam Sugianto di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Rabu (9/11/2011).

Imam menjelaskan, saat ini sudah ada 36 saksi yang diperiksa. CCTV di Shy Rooftop pun masih diidentifikasi untuk mengenali pelaku. Namun Imam mengamini saat itu ada keributan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Cuma yang nusuk enggak kelihatan, karena lampunya remang-remang. Saksi-saksi kita analisa dan kait-kaitkan. CCTV diolah Labfor, itu kan pendukung saja," imbuhnya.

Imam juga menjelaskan umumnya saksi-saksi tidak ada yang tahu saat penusukan terjadi. "Pelaku belum diketahui, masih didentifikasi. Saksi-saksi tidak tahu dan tidak kenal," terangnya.

Sebelumnya Raafi tewas ditusuk pada Sabtu (5/11/2011) dini hari saat sedang menghadiri pesta ulang tahun di Shy Rooftop. Saat sedang joget, Raafi bersenggolan sehingga timbul keributan.

Raafi kemudian tersungkur bersimbah darah karena perut bagian kanannya ditusuk. Pelaku diduga kabur dengan membawa senjata tajam yang digunakan menusuk Raafi.

(ndr/vit)


Berita Terkait