PPP Tentukan Pengalihan Suara Setelah 26 Juli
Rabu, 14 Jul 2004 17:23 WIB
Jakarta - Rapat Pimpinan Harian PPP, Rabu (14/7/2004) ini belum menghasilkan keputusan mengenai pengalihan suara untuk Pilpres putaran kedua. PPP akan menentukan suara dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) setelah KPU mengumumkan secara resmi pemenang Pilpres putaran pertama, 26 Juli."Kita menentukan ke mana suara itu melalui Rapimnas. Dasar pemikirannya Pak Hamzah itu ditetapkan sebagai kandidat capres melalui forum Rapimnas, jadi kembalikan itu ke Forum Rapimnas," kata Ketua Tim Kampanye Hamzah Haz-Agum Gumelar, Hasrul Azwar, di sela-sela rapat pimpinan harian di rumah dinas Hamzah Haz, Jl. Diponegoro no 2, Jakarta, Rabu (14/7/2004).Sebelumnya, Selasa (13/7/2004) kemarin, Wasekjen PDIP Pramono Anung memastikan Hamzah Haz mendukung Mega-Hasyim Muzadi untuk Pilpres putaran kedua. Pram bahkan menyatakan sikap remsi PPP akan ditentukan dalam rapat hari ini.Hasrul pada kesempatan itu juga menegaskan PPP tidak akan menjadi golongan putih (golpu) dalam putaran kedua nanti. "Tidak ada kamus golput bagi PPP. Kita parpol harus punya keputusan politik. Jangan biarkan massa anggota kita mengambang di bawah dengan nuraninya masing-masing," katanya. PPP juga akan melakukan evaluasi atas minimnya perolehan suara dalam Pilpres putaran pertema. Ditegaskan, kekalahan itu tidak akan menyebabkan PPP hancur. "PPP tidak akan hilang karena kekalahan dalam pemilihan Presiden. Kita masih terbesar nomor tiga di parlemen."Hasrul juga membantah mesin politik PPP tidak jalan. "Jalan kok. Kalau hitungan kalah bukan hanya kita, Golkar juga kalah. Ini kan belum selesai masih ada berbagai peluang mana tahu nanti ada capres yang didiskualifikasi," katanya.
(iy/)











































