"Menterinya (Jero) kurang dapat info yang benar dari stafnya," terang JK di Kampus Pasca Sarjana UGM, Jl Saharjo, Jakarta, Kamis (3/11/2011).
JK menilai ikut dalam New7Wonders ini adalah suatu kebanggaan dan prestasi bagi bangsa Indonesia. Dia pun heran ketika justru Kemenbudpar malah menghalanginya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai gambaran,lanjut JK, setiap hari Bali dikunjungi 6 ribu orang dan Pulau Komodo hanya 100 orang. Nah dengan adanya event New7Wonders, mungkin bisa 500 orang per hari.
"Setelah itu, barulah infrastruktur dikembangkan. Dibuat bertahap tapi harus ada daya tariknya lebih dulu dengan komodo ini," terangnya.
JK juga menyayangkan pernyataan Dubes RI di Swiss Djoko Susilo yang dinilainya malah merecoki upaya mempopulerkan Komodo. "Itu kurangi harga diri bangsa, orang lagi ramai dukung-dukung Indonesia dia malah recokin. Saya katakan tidak ada orang yang terpengaruh dengan omongan dia itu. Dia ngomong gitu, dukungan makin banyak. Terima kasih juga itu atas itu. Makin diributin, makin naik," jelasnya.
(ndr/vit)










































