"Kita juga punya rencana jangka panjang. Terhadap krukut itu nanti lebarnya 20 meter," kata Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta, Tarjuki, dalam jumpa pers di Gedung Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (2/11/2011).
Untuk jangka pendek, Pemprov DKI akan membuat waduk untuk menahan air supaya tidak menyebabkan banjir. Sudah ada tanah seluas 0,9 hektar di Pondok Labu untuk dijadikan waduk. Targetnya, bulan November ini waduk itu sudah beroperasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Waduk itu pun, lanjut Tarjuki, akan dilebarkan secara bertahap. Akan ada pembebasan lahan milik warga lagi pada tahun 2012 mendatang. Warga yang tergusur pembangunan waduk tersebut akan direlokasi ke tempat yang lebih aman.
"Daerah itu sebetulnya tidak layak dijadikan pemukiman. Kalau anda lihat peta google, itu titik yang paling rendah, daerah di sekitar Pondok Labu itu. Jadi kalau hujan, seluruh air dari daerah sekitar itu akan masuk semua," terangnya.
Di Kali Krukut, lanjut Tarzuki, juga akan dipasangi alat early warning system. Alat tersebut berguna untuk mendeteksi banjir di Pondok Labu dan juga daerah lain yang berada di sepanjang aliran Kali Krukut.
"Kita akan pasang untuk mendeteksi Pondok Labu kemarin," ucap dia.
(irw/gun)











































