"Sekarang ini kita mau nunggu surut saja. Karena kalau dilakukan penyedotan air mau dibuang ke mana? Karena RT 11 itu merupakan titik terendah," ujar Kepala Seksi Operasional Sudin Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan Muchtar Zakaria di Pondok Labu, Jakarta Selatan, Senin (31/10/2011).
Muchtar berharap, hujan tidak terus menggenangi Pondok Labu. Jika terus hujan, maka air tidak akan surut.
"Saya tidak tahu kapan surutnya. Moga-moga nggak hujan jadi bisa cepat," harap Mochtar.
Saat ini, lanjut Mochtar, pihaknya menyediakan 5 perahu karet dan 20 personel untuk membantu warga. "Kita selalu siap sedia di sini, tapi cuma sebatas itu. Karena airnya di dalam belum keluar," ucap Mochtar.
Pantauan detikcom, di Pondok Labu saat ini diguyur gerimis. Warga bersiap-siap mengatasi air yang kemungkinan semakin bertambah itu.
Banjir di Pondok Labu terjadi pada Minggu kemarin sekitar pukul 18.00 WIB. Sebelumnya terjadi hujan deras mulai dari pukul 15.00 WIB-18.00 WIB. Warga menuding banjir terjadi akibat dibangunnya lapangan tembak marinir.
"Sejak Maret memang sudah banjir. Diduga karena di atas ada lapangan tembak marinir yang dibangun sejak Januari," kata salah seorang warga, Pupung.
(nik/vit)











































