Banyak Gerakan, Jangan Sampai RI Jadi Seperti Uni Soviet

Banyak Gerakan, Jangan Sampai RI Jadi Seperti Uni Soviet

- detikNews
Kamis, 27 Okt 2011 16:13 WIB
Jakarta - Pemerintah diharapkan menyikapi serius berbagai persoalan di Papua dan sejumlah daerah lain. Jika tidak, disintegrasi bangsa bisa terjadi dan Indonesia bakal menjadi negara yang hancur setelah Uni Soviet, Yugoslavia, dan Sudan.

"Jangan sampai Indonesia hancur seperti Uni Soviet, Yogoslavia dan Sudan
saya menyaksikan sendiri kehancuran negara tersebut dan Indonesia bisa menjadi negara keempat yang hancur karena disintergrasi," kata Ketua Yayasan Arsari Djojohadikusumo, Hashim Djojohadikusumo.

Hal itu disampaikan Hashim dalam dalam saminar bertema 'Kemajemukan dalam Arena Berbangsa' di Kampus Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Kamis (27/10/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasyim mengatakan, saat ini Indonesia sudah sangat terancam dengan berbagai gerakan atau kelompok-kelompok yang bisa memecah-belah bangsa. Karena itu, sudah saatnya pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berdialog.

"Untuk mengajak kelompok masyarakat dari semua golongan untuk berdialog atau berinteraksi sehari-hari agar tak ada pertikaian," katanya.

Baru-baru ini berbagai peristiwa terjadi di Papua. Mulai dari masalah Freeport hingga penembak-penembak gelap. Ulah penembak gelap telah menyebabkan Kapolsek Mulia AKP Dominggus Awes tewas.

Sementara itu sejumlah kontak senjata antara kelompok yang masih misterius terus terjadi. Kelompok tersebut rata-rata menyerang polisi atau pos polisi. Pasukan Brimob dari Jakarta telah dikirimkan untuk mengamankan Papua.
(ken/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads