Misi Berakhir, Tim Kemanusiaan RI & Afsel Tinggalkan Somalia

Misi Berakhir, Tim Kemanusiaan RI & Afsel Tinggalkan Somalia

- detikNews
Kamis, 27 Okt 2011 12:47 WIB
Misi Berakhir, Tim Kemanusiaan RI & Afsel Tinggalkan Somalia
Jakarta - Tim kemanusiaan dari Indonesia dan Afrika Selatan telah mengakhiri tugasnya di Somalia. Kendati begitu, program mereka masih tetap berlanjut di Somalia melalui pola kerjasama dengan lembaga mitra lokal.

Tim gabungan itu terdiri dari empat lembaga, yakni Program Pembibitan Penghafal Al Qur’an (PPPA) Daarul Qur’an, Indonesia, serta tiga lembaga dari Afrika Selatan, yakni Muslim Judicial Council (MJC), Daarul Islam Zakaah Fund (Daizaf), dan Al Quds Foundation. Selama sepekan lebih mereka telah menggelar kegiatan kemanusiaan di Mogadishu, ibukota Somalia, terutama mendistribusikan makanan secara langsung.

"Walau tim sudah keluar dari Somalia, tetapi program pemberian bantuan makanan secara langsung masih akan dilakukan setidaknya satu bulan ke depan," kata Wakil Direktur PPPA Daarul Qur'an, Sunaryo Adhiatmoko, Kamis (27/10/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Disebutkan Sunaryo, karena pertimbangan keamanan, maka sebagian tim sempat keluar lebih dahulu dari Somalia beberapa hari lalu. Namun pada hari ini, semua tim sudah keluar. Karena kondisi keamanan itu pula, maka tidak semua agenda kegiatan bisa dilaksanakan. Namun ada serangkaian rencana baru yang akan dilaksanakan.

"Di Mogadishu, kondisi keamanannya sangat mengkhawatirkan, sehingga tidak akan efektif untuk melaksanakan program yang bersifat pembangunan secara fisik. Maka kita mempertimbangkan untuk melaksanakan kegiatan semacam itu di wilayah perbatasan Kenya, yang juga banyak pengungsi dari Somalia," ujar Sunaryo.

Terkait dengan kelanjutan program pemberian makanan secara langsung, Sunaryo menyatakan ada lembaga mitra lokal di Mogadishu yang telah sepakat untuk melanjutkan kegiatan itu. PPPA Daarul Qur'an maupun lembaga yang berasal dari Afrika Selatan akan bertindak sebagai supervisi saja dan menyediakan pendanaan. Sedangkan kegiatan membeli bahan makanan, memasak, hingga mendistribusikan bantuan makanan kepada para pengungsi akan dilaksanakan lembaga mitra tersebut.


(rul/fay)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini