"Keluarga mengenali koper warna hitam yang digunakan untuk mengangkut mayat ER," kata Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Helmy Santika saat dihuungi detikcom, Sabtu (22/10/2011).
Menurut Helmy, keluarga mengatakan kalau koper hitam itu adalah koper yang dibawa Hertati saat hendak hijrah dari Lampung ke Jakarta dua bulan lalu.
"Koper tersebut dibawa Hertati dua bulan lalu saat pergi ke Jakarta bersama Rahmat dan ER," ujarnya.
Sebelumnya polisi berhasil menangkap dua tersangka pembunuhan mayat dalam koper dan mayat dalam kardus. Dua tersangka tersebut bernama Rahmat dan Kris. Rahmat membunuh Hertati karena kesal dimintai pertanggungjawaban dari Hertati yang sudah hamil 6 minggu.
Sedangkan ER, anak Hertati dibunuh dan diperkosa Rahmat karena mengetahui kejadian tersebut.
(mei/gus)











































