"Kita mau cek barang bukti jam apakah sama dengan yang dipakai bapak," kata Liza Puspitasari (29), saat dihubungi wartawan, Selasa (19/10).
Sebelumnya, warga Jagakarsa, Jakarta Selatan ini mendatangi ruang jenasah RS Polri guna memastikan jasad yang tewas mengenaskan adalah anggota keluarga mereka. Adik Liza, Widya Ciptasari menyebut ada kesamaan bentuk pipi dengan sang ayah, Sutarto (56), yang sudah sejak Senin pagi menghilang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keluarga terakhir melihat Sutarto mengenakan celana panjang biru, jam tangan Alba, dan menggunakan motor Supra X hijau. Keluarga berulang kali menelepon telepon genggam Sutarto namun tidak membuahkan hasil. "Hari ini juga ditelepon tetap tidak bisa," kata Liza.
Saat media santer mengabarkan temuan mayat yang tewas mengenaskan dengan kondisi dibakar dan menggunakan jam tangan Alba, Widya terkejut. Akhirnya dia memutuskan untuk mensambangi RS Polri, tempat jasad dievakusi.
Rencananya, salah seorang dari ketiga anak Sutarto, yakni Widya, Liza Puspitasari (29), maupun Riki Sucipto (33), akan melakukan tes DNA, yang kemudian akan di cocokan dengan DNA jenazah tersebut.
(ahy/lrn)











































