"Yang kita harapkan, jangan sampai BIN yang baru saja diperkuat kewenangannya dengan UU Intelijen kembali ke sosok militeristik. Kita harapkan kehadiran Beliau akan memperkuat soliditas BIN sebagai lembaga intelijen negara yang mengatur koordinasi aparat intelijen di instansi lain," kata Teguh di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (17/10/2011).
Ia mengerti apabila Presiden SBY memilih Marciano menjabat posisi tersebut. Menurut Teguh, Marciano seorang tentara profesional yang pernah memegang jabatan sebagai komandan Paspampres.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(feb/aan)











































