"Tatib bersama ini adalah sebuah langkah maju dalam menjalankan amanat konstitusi untuk lebih memberikan peran DPD. Selama baik DPR dan DPD memiliki tatib masing-masing dan ini tentunya menyulitkan bagi DPR untuk lebih memberikan peran pada DPD. Tentunya dengan tatib bersama semua kesulitan juga bisa diatasi," ujar Ketua DPR Marzuki Alie, kepada detikcom, Jumat (14/10/2011).
Menurut Marzuki, hal ini adalah kemajuan luar biasa. Mengingat DPR-DPD selama ini kerap silang pendapat soal wewenang legislasi dan anggaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marzuki pun berharap DPD dapat bekerja lebih baik lagi. Karena memiliki tatib yang akan disetarakan dengan tatib DPR. "Tentunya kita mengharapkan dengan tatib baru ini peran DPD dalam melakukan fungsinya sesuai konstitusi bisa lebih ditingkatkan," harapnya.
Draf tatib baru akan segera disiapkan. "Tentunya kita akan mensosialisasikan dahulu kesepakatan ini kepada fraksi karena untuk hal ini tentunya fraksi-fraksi harus dilibatkan. Saya kira Sekjen DPR dan DPD bisa mulai untuk membuat draf tatib bersama itu," tandasnya.
(van/mok)











































