Menurut David, dalam rapat itu Kominfo malah akan berkoordinasi dengan para pihak yang salah satunya terindikasi melakukuan pencurian pulsa.
"Yang diomongkan adalah koordinasi dan koordinasi. Tidak mencari titik temu apakah ada pelanggaran atau tidak. Bagaimana bisa berkoordinasi antara pelaku kejahatan dengan regulator (Kominfo)," keluh David usai mengikuti rapat di Gedung Kominfo, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (11/10/2011).
"Saya sangat kecewa dan saya tidak ikut konfrensi pers karena jangan sampai diklaim, seakan-akan melegitimasi seakan-akan hadir di sini mewakili konsumen setuju dengan kesimpulan ini," tambah David.
Kekecewaan itu bukan tanpa alasan. David menuturkan, yang terjadi adalah pemaksaan kehendak dari Kominfo dan operator seluler terhadap konsumen. Tidak ada sanksi tegas bagi operator seluler nakal.
"Kalau seperti ini, klise. Yang dibahas klise," sindir David.
Lebih lanjut David mengungkapkan, dalam rapat selama 2 jam, bukannya mencari akar masalah tetapi membiarkan masalah terus berlanjut. Mereka hanya berjanji akan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.
"Diundangnya seluruh steak holder disini bukan berarti mencari solusi tapi memaksakan kehendak ke konsumen," cecar David seraya bergegas meninggalkan ruangan.
(asp/gun)











































