Polisi: Korban Tewas di Bentrok Freeport Bertambah Jadi 2 Orang

Polisi: Korban Tewas di Bentrok Freeport Bertambah Jadi 2 Orang

- detikNews
Senin, 10 Okt 2011 18:22 WIB
Jakarta - Korban tewas akibat bentrok pegawai dan aparat kepolisian di Freeport bertambah menjadi 2 orang. Polda Papua kini masih melakukan penyelidikan sebab musabab jatuhnya korban dalam bentrokan itu.

"Infonya 2 yang meninggal dunia, namanya Petrus, yang satu lagi belum tahu," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Wachyono saat dihubungi wartawan, Senin (10/10/2011).

Wachyono menjelaskan, bahwa korban tewas bukan pegawai Freeport melainkan pegawai pemasok makanan ke perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu.

"Korban bekerja di PT Pangan Sari Utama," imbuhnya.

Jenazah korban masih berada di rumah sakit. Wachyono juga menjelaskan, saat itu ada 3 ribu massa dan polisi hanya berjumlah 400 orang, sehingga dalam keadaan terpaksa diambil tindakan tegas.

"Anggota kami juga ada yang terluka dan masih dirawat di rumah sakit," tuturnya.

Dia juga menjelaskan bahwa kondisi di TKP sudah berangsur pulih. Walau ada niatan warga mengarak jenazah ke DPRD, polisi sudah melakukan pemantauan.

"Di sana warga memang begitu, suka mengarak jenazah," imbuhnya.

Peristiwa rusuh terjadi di terminal bus Gorong-gorong, Timika Papua sekitar pukul 09.20 WIT. Pekerja dengan dibantu sejumlah warga mendesak untuk bertemu pimpinan Freeport. Namun karena tidak dikabulkan mereka membakar mobil dan juga melempari petugas dengan batu. Karena itu petugas melempar tembakan.

(ndr/vit)


Berita Terkait