Rapat Menkominfo & Komisi I DPR Juga Bahas 'SMS Mama'

Rapat Menkominfo & Komisi I DPR Juga Bahas 'SMS Mama'

- detikNews
Senin, 10 Okt 2011 16:31 WIB
Jakarta - Rapat antara Komisi I DPR dan Menkominfo Tifatul Sembiring tidak hanya membahas dugaan pencurian pulsa oleh perusahaan penyedia konten (content provider). Beberapa anggota DPR juga mempersoalkan soal SMS penipuan yang dikenal dengan 'SMS Mama'.

Saat memberikan pertanyaan kepada Menkominfo, anggota Komisi I DPR, Max Sopacua menyinggung SMS penipuan yang baru saja masuk ke ponselnya. Intinya, pengirim pesan meminta politikus Demokrat itu mengirimkan sejumlah uang.

"Tolong transfer ke rekening, ke Fitri Rahayu. Mana pula saudara gue Fitri Rahayu," kata Max membacakan SMS di ponselnya dan disambut gelak tawa para rekan sekomisinya.

Rapat di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/10/2011), itu juga dihadiri oleh BRTI dan sejumlah petinggi perusahaan operator, seperti Telkom, Indosat, XL dan Axis.

Max mengatakan, pemerintah tidak bisa tinggal diam dengan maraknya penipuan SMS. "Ini soal tanggung jawab moral," ujarnya.

Ketua Komisi I Mahfudz Siddiq mempertanyakan, mengapa SMS penipuan itu tidak juga dilacak dan dihentikan. Bukankah setiap penggunaan nomor seluler tersebut sudah terdaftar.

"SMS Mama kenapa nggak diblokir aja dan diusut, kan sangat simpel," kata rekan Tifatul sesama kader PKS ini.

(lrn/rdf)


Berita Terkait