"Ide itu motifnya apa? Saya khawatir cuma kepentingan pribadi karena dia takut tidak terpilih lagi jadi pimpinan KPK ke depan. Ini harus jelas alasannya apa," ujar Politisi Gerindra, Desmond J Mahesa saat dihubungi wartawan, Jumat (7/10/2011).
Menurut anggota Komisi III DPR ini, bila motif Busyro mengusulkan hal tersebut untuk perbaikan, seharusnya usul tersebut disampaikan ke DPR. Tidak sekadar usul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua KPK Busyro Muqoddas mengusulkan agar DPR sebagai lembaga politik tidak dilibatkan dalam proses seleksi pimpinan lembaga antikorupsi. Langkah itu penting dilakukan guna menghindari politisasi dalam proses seleksi KPK.
"Itu untuk yang akan datang. Agar DPR jangan menjadi sasaran terus menerus untuk politisasi proses seleksinya," kata Busyro saat dihubungi detikcom, Jumat (7/10).
Nantinya, seleksi pimpinan KPK bisa digelar lembaga independen yang diisi oleh orang-orang yang kredibel. Namun DPR tetap dilibatkan dalam hasil akhirnya, untuk mengesahkan siapa saja yang terpilih menjadi pimpinan KPK.
"Iya sebagai penghormatan wakil rakyat formil," tuturnya.
(her/rdf)











































