"Saya bawa data-data yang diminta KPK, antara lain daftar hadir dan mekanisme proses anggaran. Juga UU MD3 (UU Susduk MPR, DPR, DPD, dan DPRD)," kata Tamsil saat dihubungi detikcom pukul 08.45 WIB, Senin (3/10/2011).
Tamsil menjelaskan, nanti di hadapan penyidik dia juga akan menjelaskan mekanisme proses anggaran. Dia berharap penyidik KPK bisa tahu bagaimana anggaran di DPR disusun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tamsil juga berkomentar terkait rapat konsultasi pimpinan DPR dan KPK. Dia dan pimpinan Badan Anggaran DPR yang lain memang enggan ikut dalam rapat itu.
"Tapi nanti kalau konsultasi kurang kita bersidang rapat dengar pendapat antara KPK dan banggar. Akan kita jelaskan apa yang ditanyakan. Semua rapat terbuka agar tidak muncul kesan intervensi," tutur politikus PKS ini.
KPK membutuhkan keterangan Tamsil terkait kasus dugaan suap di Kmenakertrans. 'Nyanyian' sejumlah tersangka mengarah pada keterlibatan oknum di Banggar dalam pelolosan mata anggaran. KPK pun meminta keterangan Tamsil dan rekannya Olly Dondokambey sebagai saksi terkait mekanisme anggaran.
(ndr/ape)











































