Masih Sakit, Murid Korban Pemukulan Guru Belum Diperiksa Polisi

Masih Sakit, Murid Korban Pemukulan Guru Belum Diperiksa Polisi

- detikNews
Rabu, 28 Sep 2011 09:39 WIB
Jakarta - Polres Jakarta Barat masih menyelidiki kasus pemukulan murid oleh guru yang terjadi pada 22 September 2011 lalu. Murid korban pemukulan ini rencananya akan segera dimintai keterangan oleh petugas.

"Kemarin kita belum bisa dimintai keterangan karena korban masih sakit. Mungkin Sabtu baru kita panggil," kata Kanit PPA Polres Metro Jakarta Barat AKP Budi kepada detikcom, Rabu (28/9/2011).

Budi mengatakan, saksi-saksi lain dari kasus ini juga akan segera dimintai keterangan. Hal ini untuk memperjelas kronologi pemukulan terhadap Ade Sukma Fachrurromdzi (14), siswa SMPIT Insan Mubarak, Jakarta Barat, ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saksi lain juga akan kita panggil," katanya.

Ayah Ade, Boeing Karnadi mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Kamis 22 September lalu di asrama sekolah di Jalan Al Mubarak II Joglo, Kembangan, Jakarta Barat. Saat itu, Kho memukul Ade karena kesal telah diganggu sejumlah muridnya.

"Jadi waktu itu Pak Guru ini sedang bercanda dengan murid-muridnya. Nah tak lama setelahnya, Pak Guru ini masuk ke dalam kamar asrama," cerita Boeng saat dihubungi wartawan, Selasa (27/9).

Setelah itu, anak-anak yang berada di luar kamar masih menggoda Kho dengan mengetuk-ngetuk pintu kamar. Entah karena terganggu atau tidak suka, Kho akhirnya keluar kamar. Buk! Dia langsung memukul punggung Ade yang saat itu melintas di dekat kamar Kho.

"Pas mau dijelaskan, malah dipukul lagi di bagian muka dan kena mata dan pelipis kiri hingga pingsan," kata Boeing. Ade lantas dilarikan ke rumah sakit dan lukanya harus dijahit.

(nal/nwk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini