“Saya akui saya memang emosional dan mudah terpancing emosi,” kata Gayus.
Itu disampaikan Gayus saat menjawab pertanyaan anggota Komisi III dari Fraksi Partai Hanura, Syarifuddin Suding, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (27/9/2011). Suding menanyakan perilaku rendah hati yang harusnya dimiliki hakim agung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gayus menambahkan dirinya selalu mendahului untuk datang kepada orang-orang yang sedang bersitegang dengannya. Ia mengaku tidak menyukai bila didatangi orang yang bersitegang dahulu untuk berbaikan.
“Saya selalu menyempatkan waktu untuk menyelesaikan masalah agar clear. Bisa bertemu di hari besar atau hari umum lainnya. Kalau tidak bisa bertemu bisa via SMS. Saya mohon maaf bila ada perselisihan,” tutup politisi PDIP ini.
(feb/lh)










































