"Kita sudah melakukan pencocokan. Dipastikan orang yang dicari di Desa Nadi, Kecamatan Bulukerto, berbeda dengan identitas pelaku peledakan di gereja Solo," ujar Kapolsek Bulukerto, AKP Kasimin, Senin (26/9/2011).
Sebelumnya Kepala Desa Nadi, Sakatno, mengaku telah diperintah polisi untuk melakukan pengecekan terhadap seorang warga asal desanya bernama Budi Raharjo. Sakatno mengatakan warga atas nama itu sudah sejak tahun 2009 pindah ke Karanganyar.
Namun setelah dilakukan pengecekan, AKP Kasimin memastikan orang tersebut berbeda dengan pelaku bom bunuh diri di Solo. Perbedaan itu sangat mencolok ketika foto keduanya disandingkan atau dicocokkan.
"Dari fotonya saja sangat berbeda. Kami juga telah melakukan pengecekan juga, ternyata saat ini yang bersangkutan masih berada di Karanganyar. Keluarga di Nadi masih bisa menghubunginya," ujar Kasimin.
(mbr/ndr)











































