Pasca Bom Solo, Pengamanan Bandara Soekarno-Hatta Diperketat

Pasca Bom Solo, Pengamanan Bandara Soekarno-Hatta Diperketat

- detikNews
Senin, 26 Sep 2011 13:42 WIB
Pasca Bom Solo, Pengamanan Bandara Soekarno-Hatta Diperketat
Jakarta - Seluruh objek vital yang berada di wilayah Jakarta dan sekitarnya menjadi perhatian serius jajaran Kepolisian Metro Jaya. Termasuk, pengamanan di Bandara Soekarno-Hatta yang menjadi pintu gerbang kedatangan maupun kepergian, diperketat menyusul terjadinya ledakan bom di GBIS, Solo, Jawa Tengah.

"Pengamanan di Bandara Soekarno-Hatta terus kita tingkatkan sebagai antisipasi adanya ledakan bom di Solo ini," kata Kapolres Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Reinhard Silitonga saat dihubungi wartawan, Senin (26/9/2011).

Reinhard mengatakan, sebanyak 100 personel polisi disiagakan di lokasi untuk memberikan pengamanan. Pengamanan dilakukan oleh petugas yang berseragam resmi maupun yang tidak berseragam atau pakaian preman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, pengamanan difokuskan di Terminal I, II dan III untuk tujuan keberangkatan maupun kedatangan domestik dan luar negeri. Seluruh penumpang yang berangkat maupun datang akan diperiksa.

"Pemeriksaan rutin dilakukan oleh petugas sekuriti internal dari PT Angkasa Pura II dengan menggunakan X-ray," kata dia.

Pihaknya juga berkoordinasi dengan PT Angkasa Pura II dalam pengamanan ini.

"Kita koordinasikan kepada AP II agar segera melaporkan ke kepolisian bila ditemukan barang-barang mencurigakan entah itu narkoba, senjata api, senjata tajam maupun barang berbahaya lainnya," jelas dia.

Petugas Polres Bandara Soekarno-Hatta juga didukung oleh petugas Brimob Polda Metro Jaya yang dilengkapi senjata api lengkap. Petugas Brimob akan mengawasi aktivitas penumpang di bandara.

"Bandara juga dilengkapi dengan CCTV yang dapat mendukung pengamanan," tutupnya.

Polda Metro Jaya menetapkan status siaga I bagi jajaran anggotanya menyusul ledakan bom di GBIS, Solo, Jawa Tengah. Dalam ledakan bom yang terjadi pada Minggu (25/9) pagi kemarin, dua orang tewas termasuk pelaku bom bunuh diri, sementara 28 lainnya yang merupakan jemaat gereja mengalami luka-luka.

(mei/gun)


Berita Terkait