Adalah Kosasih (36) yang pertama kali menemukan granat nanas ini pada pukul 9.00 WIB, Jumat (23/9/2011). Kosasih sedang menggali septic tank di sebuah ruko batik.
Baru menggali sedalam sekitar 50 cm, cangkulnya mengenai benda keras. Kosasih menduga itu adalah batu, namun rupanya itu adalah sebuah granat nanas yang sudah berkarat. Pemilik ruko langsung menelepon polisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Granat nanas ini kini diletakkan di tanah di tepi Jl Sudirman. Area sekitar 10x3 meter dikosongkan dan diberi garis polisi. Warga berkerumun walaupun polisi meminta mereka tidak dekat-dekat dengan garis polisi.
Sejumlah personel TNI dari Kodim dan Pusdikzi juga datang untuk melihat granat nanas. Namun tidak ada tindakan yang dilakukan karena semua menunggu tim Gegana.
"Kita sekarang menunggu Gegana," kata Budiono.
Hingga pukul 11.15 WIB, tim Gegana belum tiba di lokasi. Sementara, Jl Sudirman yang mengarah ke Istana Bogor macet karena kerumunan warga dan kendaraan yang melambat. Namun arah sebaliknya lancar.
(fay/vit)











































