Kapolres Jakarta Selatan Kombes Imam Sugianto mengatakan hingga pukul 17.30 WIB, pemeriksaan pada 10 siswa SMA 6 masih berlangsung, dengan didampingi 3 perwakilan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Namun Imam mengaku belum tahu apakah di antara 10 siswa yang diperiksa sebagai saksi itu terdapat Gilang Perdana.
"Tapi kenapa Gilang? Itu kan bentuk ekspresi emosi yang disampaikan via Twitter. Itu jadi bukti petunjuk. Kalau ada opini nadanya provokasi saya pikir tidak sampai situ," jelas Imam ketika ditemui di kantornya Mapolres Jaksel, Jalan Wijaya II, Jakarta, Rabu (21/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Baru kemudian kita simpulkan pemicu perkelahian itu apa, siapa yang memicu, baru nanti mengarah siapa yang menjadi tersangka," tuturnya.
Untuk barang bukti, Imam mengatakan CCTV SMA 6 tidak bisa diperiksa. "CCTV-nya tidak berfungsi, trouble," jelas dia.
(nwk/fay)











































