Staf KBRI Tunis, M Yazid, mengatakan, keenam TKW tersebut berhasil masuk ke perbatasan Libya-Tunisia pada 12 September lalu. Al Mahmudi merupakan tokoh pemerintahan Muammar Khadafi namun kemudian mengakui pemerintahan transisi.
"Al-mahmudi yang merupakan tokoh utama pemerintahan Kaddafi yang kemudian mengakui peralihan kepada pemerintahan transisional setelah idul fitri yang lalu, tepatnya tanggal 1 September," kata Yazid kepada detikcom, Senin (19/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah menunggu sehari, Iis mendapat izin memasuki Tunisia bersama majikannya. TKW tersebut kemudian dijemput petugas Tim EVakuasi di kediaman majikannya di dekat kota Tunis dan saat ini berada dalam penampungan di Wisma Duta RI di Tunis.
Dengan masuknya Iis, kata dia, maka sudah 20 WNI yang keluar dari Libya via Tunisia tergulingnya pemimpin Libya tersebut. Yazid menambahkan, dari jumlah tersebut, 7 di antaranya telah dipulangkan ke Tanah Air menumpang pesawat Turkish Air pada 13 September 2011 pukul 16.35 waktu setempat.
"13 Orang di antaranya belum diberangkatkan dan masih berada di penampungan Wisma Duta. Sesuai tiket yang telah dipesankan, seat untuk mereka baru tersedia tanggal 23 September nanti. Sampai sejauh ini KBRI Tunis juga telah mengevakuasi 649 WNI dari Libya," ungkap Yazid.
(irw/did)











































