"Itu lubangnya sekitar 60 cm-1 meterlah," kata seorang petugas bantuan polisi (Banpol) di Pos Pol Pluit, Maryono saat dihubungi detikcom, Minggu (18/9/2011).
Lubang yang langsung tercipta cukup dalam. Rupanya di bawah bagian jalan berlubang itu ada saluran air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maryono mengatakan, di Jl Raya Pluit tersebut memang sering dilintasi kontainer. Informasi amblesnya jalan ini hingga berlubang diterima Pos Pol Pluit sekitar pukul 04.00 WIB tadi pagi. Kemudian anggota Pos Pol mengecek lokasi.
"Ada laporan dari RW sekitar ada jalan berlubang," ujarnya.
Lubang tersebut lalu diberi pohon untuk menandai para pengendara lalu lintas yang lewat jalan tersebut. Karena lubang ini berada di tengah jalan, satu jalur di Jl Raya Pluit ini pun ditutup.
"Hanya bisa lewat satu mobil. Karena memang agak ke tengah dia lubangnya. Ya jadi lumayan macet. Tapi bahaya kalau tidak ditutup," jelasnya.
Pihak Pos Pol Pluit sudah mencoba menghubungi Dishub DKI Jakarta untuk memberitahukan kejadian ini. "Tadi ditelepon belum ada yang angkat di kantornya. Mungkin Senin kali baru dihubungi," ungkapnya.
(gus/fay)











































