"Kamis malam sebelum kejadian terdengar mereka sedang berantem. Setelah itu tidak terdengar suara lagi dan namanya rumah tangga pasti sering berantem," ujar tetangga korban, Hasan di Jalan Budi Swadaya RT 02/04, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (16/9/2011).
Sementara itu, saksi mata yang lain, Bambang, menceritakan bahwa suami Lilis, Agung, mengetahui kematian istrinya pada siang harinya.
"Dia baru tahu kalo istrinya meninggal setelah pulang ke kontrakan seteah salat jumat," kata Bambang.
Untuk mengantisipasi isu yang tidak jelas, Kanit Reskrim Kebon Jeruk AKP Priyo Utomo menjelaskan, bahwa Lilis mati bukan karena dibunuh dan akhirnya dibakar untuk menutupi kejahatan pelaku.
"Itu tidak benar kalau dikatakan dibunuh. Dia (Lilis) terbakar dan tubuhnya hancur karena kesemprot air pemadam. Kita harus menunggu hasil otopsi terlebih dahulu," terangnya.
Diketahui, kontrakan yang terdiri dari sekitar 12 kamar itu kini sudah hangus terbakar akibat api yang membara sekitar pukul 06.00 WIB. Saat ini, lokasi kebakaran sudah diberi garis polisi oleh petugas.
(fiq/ape)











































