Golkar Siap Hadapi Reshuffle Kabinet

Golkar Siap Hadapi Reshuffle Kabinet

- detikNews
Jumat, 16 Sep 2011 10:26 WIB
Jakarta - Partai Golkar mencium adanya sinyal kuat reshuffle kabinet dalam waktu dekat. Partai yang dipimpin Aburizal Bakrie itu siap menghadapi apapun konsekuensi dari perombakan tersebut.

"Apakah Golkar akan terkena reshuffle, apakah ada pengurangan menteri dari Golkar atau penambahan itu terserah Bapak Presiden," ujar Ketua DPP Golkar, Priyo Budi Santoso.

Hal ini disampaikan Priyo kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (15/9/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Golkar pun menawarkan agar Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie diajak bicara. Namun kalau tidak, Golkar tidak masalah. Golkar siap dengan apapun keputusan Presiden.

"Apabila ketua umum kami Pak Aburizal Bakrie diajak bicara tentu kami sangat menghormatinya," terangnya.

Golkar memahami sepenuhnya reshuffle kabinet adalah hak prerogatif presiden.

"Semuanya kami kembalikan kepada Bapak Presiden untuk memilih yang terbaik. Karena pada tahap tertentu kami paham bahwa reshuffle kabinet adalah hak prerogatif presiden," tandasnya.

Sejumlah menteri di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II sedang mendapat sorotan, baik karena kasus korupsi ataupun masalah pribadi. Desakan untuk perombakan kabinet kembali dilontarkan dan Presiden SBY sudah menangkap pesan itu.

"Tidak bisa menggunakan kata atau kalimat yang lebih terang selain presiden menangkap pesan itu dan menjadikannya sebagai kekuatan untuk membuat perubahan-perubahan dalam kinerja yang tinggal tersisa 3 tahun ke depan," kata Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Politik. Daniel Sparingga, di Bina Graha, Jakarta, Kamis (15/9), kemarin.

Pelaksanaan reshuffle terhadap susunan KIB II itu sepenuhnya menjadi wewenang Presiden SBY selaku Kepala Pemerintahan. Namun, benar bahwa ada desakan dari publik untuk melakukan perubahan.

"Tekanan terhadap pemerintah di 3 tahun tersisa ini bekerja secara baik, lebih efektif, produktif, itu adalah pesan politik moral yang diterima presiden," sambungnya.



(van/lrn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini