Listrik Padam Ganggu Proses Penghitungan Suara di Sumbar

Listrik Padam Ganggu Proses Penghitungan Suara di Sumbar

- detikNews
Selasa, 06 Jul 2004 15:34 WIB
Padang - Terputusnya aliran listrik beberapa kali di Kota Padang, Payakumbuh dan Solok, Senin (5/7/2004), disesalkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat (Sumbar). Akibat pemadaman tersebut, penghitungan ulang surat suara di sejumlah TPS dan PPS, serta proses entry data di PPK menjadi terganggu."Surat Edaran KPU Nomor 1151/15/VII/2004, membuat sebagian besar TPS harus melakukan penghitungan ulang. Karena kemarin listrik beberapa kali padam, penghitungan terpaksa baru dapat dilakukan hari ini," ujar anggota KPU Sumbar Marzul Veri, ST, ketika ditemui detikcom di kantornya Jl. Pramuka No 9 Padang, Selasa (6/7/2004).Humas PLN Sumbar Yusman Rajo Mudo membantah PLN mematikan listrik di saat pemilu. "Itu bukan pemadaman terencana dari PLN. Tapi karena hujan lebat, beberapa jaringan listrik mengalami gangguan," ujar Yusman.Menurut Yusman, PLN tetap komit untuk tidak mematikan listrik dua hari sebelum dan tujuh hari sesudah pemilu. PLTU Ombilin memang kembali rusak dan hanya bisa menghasilkan daya 80 megawatt (MW) dari total 200 MW kekuatannya."Namun, kita sudah mengusahakan sejumlah alternatif agar pasokan listrik selama pemilu tidak terganggu, antara lain dengan menambah teknisi untuk meminimalisir gangguan selama proses pilpres ini," kilah Yusman. (nrl/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini