"Kebetulan rapat Bamus yang lalu hari Kamis, saya juga yang pimpin. Telah disepakati 8 nama itu akan diteruskan di Komisi III," ujar Wakil Ketua DPR Pramono Anung kepada wartawan di sela-sela acara halal bihalal kader PDIP se-DKI Jakarta, di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (11/9/2011).
Dengan disepakatinya 8 nama di rapat Bamus tersebut, maka usulan agar Pansel KPK menyerahkan 10 nama menjadi gugur. Pimpinan DPR menyerahan 8 nama itu diuji di Komisi Hukum itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fraksi PDIP akan melakukan penilaian terhadap 8 nama tersebut untuk dipilih menjadi pimpinan KPK. Namun Fraksi PDIP di DPR belum ada keputusan apakah akan memilih 4 dari 8 nama tersebut atau kurang dari 4.
"Kita serahkan mekanisme di Komisi III. Kita menyerahkan sepenuhnya kepada Komisi III untuk menindaklanjuti," kata Pramono.
Menurut Pramono, tugas yang diemban capim KPK ke depan sangat berat. Hal ini dikarenakan, KPK saat ini mendapat sorotan publik.
"Karena kita tahu KPK dari periodesasi ini mendapat sorotan yang luar biasa harapannya penguatan KPK ini menjadi penting. Sebab saya percaya KPK adalah salah satu penjaga dan pengawal masalah hukum terutama korupsi," terangnya.
Siapa yang diunggulkan oleh Fraksi PDIP? "Ya 8 nama itu semuanya unggulan," jawabnya.
Berikut 8 nama calon pimpinan KPK hasil seleksi Pansel yang dikirim Presiden ke DPR, berdasarkan ranking:
1. Bambang Widjojanto
2. Yunus Husein
3. Abdullah Hehamahua
4. Handoyo Sudradjat
5. Abraham Samad
6. Jaksa Zulkarnain
7. Adnan Pandu Praja
8. Irjen Pol (Purn) Aryanto Sutadi
(her/nrl)










































