Ketua Komite Etik, Abdullah Hehamahua meminta supaya Nazar menunjukkan CCTV yang dia miliki. Namun Nazar beralasan CCTV itu ada di tas yang saat itu dia bawa di Kolombia.
"Kami tagih CCTV yang di rumah itu, dia bilang dalam tas waktu di Kolombia," jelas Abdullah di gedung KPK, Jl Rasuna Said, Jaksel, Kamis (8/9/2011).
Sedangkan tas tersebut sudah dibuka dan diperiksa oleh salah satu staf kedubes di Kolombia di hadapan penyidik KPK dan tidak ditemukan adanya CCTV yang dimaksud Nazaruddin.
"Sehingga timbul pertanyaan betulkah ada CCTV?" tanya Abdullah.
Kemudian anggota Komite Etik lainnya juga sempat menanyakan copy CD CCTV. Namun Nazar menjawab copy CD CCTV itu ada di Singapura.
"Kami tagih, kirimkan. Kita akan tagih copy CCTV itu," jelasnya.
(mok/ape)











































