"Berapa jumlah staf ahli Pak Menteri perlu dijelaskan. Kemudian apakah Pak Menteri kecolongan dengan penyalahgunaan di Kemenakertrans ini?" tanya anggota Komisi IX DPR dari Fraksi Partai Golkar, Gandung Pardiman, dalam rapat kerja dengan Kemenakertrans di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (8/9/2011).
Pertanyaan senada dilontarkan Ketua Komisi IX DPR Ribka Tjiptaning. Ribka malah pernah mendengar ada staf Kemenakertrans yang punya pengaruh kuat dalam pembahasan anggaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendapat sama juga dilontarkan anggota Komisi IX dari Partai Demokrat, Zulmia. Dia menyoroti adanya staf khusus ring 1 Muhaimin yang sedang bermasalah.
"Begitu powerful-nya staf khusus yang ada di ring 1 Bapak. Dan katanya kasus ini juga belibatkan orang di ring 1 Bapak. Tentu dalam hal ini Bapak perlu menanggapi yang berkembang di media massa bahwa orang di ring 1 Bapak adalah orang yang sangat powerful. Bahkan jubir bapak bukan orang humas, ini bapak perlu memisahkan peran sebagai menteri dan sebagai ketua partai," sarannya.
Muhaimin sendiri belum menjawab pertanyaan ini. Namun di awal rapat sebenarnya Muhaimin berharap anggota Komisi IX lebih proaktif. "Ya tidak masalah asal jangan nyengit. Karena kalau saya lihat di koran-koran pernyataannya kok Ibu Ribka nyengit," ujar Imin sambil tertawa.
(van/lrn)











































