"Ke dalam semua kita evaluasi di mana kelemahan-kelemahan kita alami. Untuk ke depan harus kita perbaiki," kata Kadivhumas Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam kepada wartawan di kantornya, Jl Trunojoyo, Jaksel, Rabu (7/9/2011).
Anton mengakui masuknya petasan ke dalam stadion sebagai tanggung jawab polisi. Ia mengakui banyak pintu dan celah yang tidak terjaga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait laga Timnas selanjutnya yang akan menjamu Qatar, Anton berjanji pengamanan polisi akan lebih ketat. Ia mengimbau agar penonton lebih tertib dan kondusif selama pertandingan.
"Ini tetap kita imbau ke masyarakat yang ingin nonton harus clean tidak boleh membawa apapun kecuali minum, selain itu dilarang sajam (senjata tajam), aqua botol, batu apa lagi, tidak boleh, karena bisa untuk melempar. Kita perlu kesadarannya. Jadi kalau nanti dilakukan pemeriksaan secara ketat razia secara mendadak harap maklum," jelasnya.
"Kita harus paham sendiri bahwa ini memang tanggung jawab kita tapi kita harus lakukan evaluasi dengan cepat," tandasnya.
(ape/rdf)










































