Jenazah La Ode Ali Udin (27), ditemukan tewas mengapung di Sungai Mahakam, Selasa (6/9/2011). Dia ditemukan tim SAR sekitar pukul 10.00 WITA, di bawah sebuah ponton yang berada di sekitar jembatan. Kondisinya sangat mengenaskan dengan tubuh membengkak disebabkan tenggelam di Sungai Mahakam selama 2 hari. Kejadian itu mengejutkan rekan kerjanya di Satpol PP Kota Samarinda.
"Kita tidak ada menyangka dia (Ali Udin) seperti itu," kata anggota Satpol PP Kota Samarinda Iwan Afriadi kepada detikcom, di Kamar Jenazah RSUD Abdul Wahab Syachranie, Jl Palang Merah, Samarinda, Selasa (6/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Motor milik korban rupanya ditemukan warga di sekitar jembatan. "Motornya ada di sekitar jembatan. Telepon selular dan dompetnya ada di dalam jok motor," imbuh Afriadi.
Ali Udin dikenal berprestasi di bidang olah raga tinju. Dia adalah peraih medali emas kelas kayang ringan 48 kg pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IV Kalimantan Timur tahun 2010 lalu di Bontang.
Ali yang tinggal di Sekretariat Mahasiswa Buton Samarinda di Jl M Yamin, mulai bekerja sejak tahun 2009 di kantor Satpol PP Samarinda. Bagi sesama rekan kerjanya di Satpol PP, Ali Udin dikenal ramah.
"Keseharian di kantor ramah, akrab sesama anggota yang lainnya. Kerjanya juga disiplin," kata anggota Provost Satpol PP Samarinda Yamin Wakidi dibenarkan anggota Provost lainnya Safrani.
"Dikenal pendiam. Cuma kita tidak tahu kalau mungkin dia ada masalah pribadi. Kalaupun benar, kita tidak berwenang ikut campur," tambah Safrani.
Keluarga Ali Udin bersama puluhan anggota Satpol PP Kota Samarinda, memenuhi Kamar Mayat RSUD Abdul Wahab Syachranie. Usai menjalani visum, jenazah rencananya langsung dimakamkan di Pekuburan Muslimin di Pelita II Sambutan, Samarinda.
(fay/fay)











































