"No comment," kata Herry, saat ditemui dalam acara halal bihalal jajaran pegawai peradilan Mahkamah Agung (MA), di Gedung MA, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (6/9/2011).
Herry pun enggan menanggapi karirnya yang bakal diganjal oleh KY sebagai hakim agung. "No comment, no comment," kata Herry sambil tersenyum dan menyalami para jurnalis.
Dengan pakaian kemeja biru lengan panjang berdasi dan celana bahan, Herry berulang kali hanya melempar senyumnya. Saat ditanya apakah menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada pimpinan MA, Hery menjawab.
"Iya semuanya tergantung pimpinan," kata Herry.
Sebelumnya, MA menyatakan segera merapatkan hasil rekomendasi KY melalui rapat pimpinan. Meski belum diplenokan oleh seluruh pimpinan, Ketua MA Harifin Andi Tumpa meyakini, rekomendasi KY tersebut ditolak.
Menanggapi hal itu, Komisioner KY bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi, Suparman Marzuki menyatakan masa depan karir hakim kasus Antasari, Herry Swantoro, Ibnu Prasetyo dan Nugroho Setiadji akan sulit sebagai calon hakim agung. Sebab tiga hakim itu sudah tercatat melanggar kode etik dan pedoman perilaku hakim.
(asp/vit)











































