Sejumlah pasien menggunakan kursi roda juga turut turun dari lantai atas dibantu sanak keluarganya. Bahkan seorang pasien, nekat membawa infus yang masih melekat di tangannya turun dari lantai tiga gedung RSU Martha Friska.
Pasien yang sedang menggunakan infus tersebut, Darmanto mengatakan, guncangan gempa terasa kuat sebanyak tiga kali hingga menggetarkan bangunan rumah sakit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya Darmanto, belasan pasien juga merasakan guncangan serupa dan sempat panik menyelamatkan diri lari ke halaman rumah sakit.
Gempa tidak hanya menyebabkan kepanikan di rumah sakit, warga Jl Alumunium I, Pulo Brayan, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, juga berhamburan keluar rumah menyelamatkan diri. Warga tetap bertahan di luar rumah hingga satu jam pasca guncangan karena takut masuk ke dalam rumah.
(rul/rdf)











































