Menkum Janji 'Sikat' Oknum yang Terlibat Paspor Palsu Umar Patek

Menkum Janji 'Sikat' Oknum yang Terlibat Paspor Palsu Umar Patek

- detikNews
Senin, 05 Sep 2011 13:47 WIB
Jakarta - Baik terpidana kasus korupsi Gayus Tambunan maupun tersangka terorisme Umar Patek diketahui menggunakan paspor aspal, asli tapi palsu, yang dibuat di Kantor Imigrasi Jakarta Timur. Patrialis Akbar berjanji menindak tegas setiap oknum yang diduga terlibat.

"Kalau memang iya, kita sikat (oknum-oknum yang terlibat). Tidak ada cerita, kita akan beri sanksi," ujar Menteri Hukum dan HAM kepada wartawan seusai acara halal bihalal di Kantor Kementerian Hukum dan HAM, Jl Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (5/9/2011).

Patrialis menyatakan, tidak ada oknum-oknum Imigrasi maupun Kemenkum HAM yang bisa lolos dari sanksi jika memang terbukti terlibat. Dia bahkan tak segan untuk meneruskan keterlibatan oknumnya tersebut ke pihak berwajib.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau tidak cukup dengan sanksi, kita akan seret ke pengadilan," imbuh Patrialis.

Patrialis menuturkan, hingga kini pihaknya belum melihat indikasi keterlibatan oknum Imigrasi maupun Kemenkum HAM dalam kasus pemalsuan paspor tersebut. Namun, dia memastikan pihaknya akan terus melakukan penelusuran terkait hal ini.

"Belum. Pasti akan kita selidiki," tandas Patrialis.

Beberapa waktu lalu, pihak Mabes Polri mengungkapkan bahwa Umar Patek dan sang istri, Rukoyah binti Husein Huseno, diduga menggunakan paspor aspal, asli tapi palsu. Paspor aspal Umar Patek dan sang istri ini diketahui dibuat di Kantor Imigrasi Jakarta Timur. Paspor istri Umar Patek yang seharusnya atas nama Rukoyah, justru tercantum nama Siti Zahra.

Hal ini dikuatkan oleh pernyataan pengacara Umar Patek, Asludin yang menyebut paspor palsu tersebut diperoleh dari seorang agen di kantor Imigrasi Jakarta Timur. Kantor ini juga yang dulu pernah mengeluarkan paspor aspal Gayus Tambunan atas nama Sony Laksono.

(nvc/nrl)


Berita Terkait