"Siang tadi volume kendaraan sangat penuh sehingga semua kendaraan kita arahkan melewati jalur lingkar baru Nagreg. Akibatnya jalur lama menjadi sepi dilewati pemudik dan mereka akhirnya melakukan demonstrasi. Kita akhirnya melakukan upaya sementara, dengan cara melakukan buka-tutup arus," ujar Kapolres Kabupaten Bandung, AKBP Sonny Sanjaya, ketika dihubungi detikcom, Sabtu (3/11/2011).
Dengan dilakukannya sistem buka-tutup arus ini, membuat para pedagang sempat tenang. Namun, pada malam hari mereka kembali melakukan aksi demonstrasi kali ini dibarengi dengan rencana pemblokiran jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Baru saja malam ini terjadi demo lagi dan mereka juga akan melakukan pemblokiran jalan. Tidak berlangsung lama hanya 10-15 menit, sebabnya masih sama dengan tadi siang, kemungkinan ada provokatornya. Padahal kan penentuan arus ini merupakan kebijakan lintas sektoral tidak hanya kepolisian saja," terangnya.
Saat ini kondisi di Nagreg sudah tenang kembali. Kendaraan pemudik juga sudah kembali diarahkan ke jalur lama, mengingat volume kendaraan sudah tidak sepadat pada siang tadi.
(irw/irw)










































