Prijanto berpendapat diperlukan suplai air cadangan untuk mengantisipasi agar musibah ini tidak terulang lagi.
"Kalau di militer itu, kalau mau menyerang harus ada pasukan pokok dan pasukan cadangan. Untuk suplai air harusnya juga ada cadangan," papar Prijanto membagi tips cara mengantisipasi seret air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"PAM dulu katanya sudah dipersiapkan pipa dari Bekasi. Tetapi mungkin masih dalam tahap perencanaan," lanjut dia.
Prijanto mengatakan rumahnya tidak mengalami seret air. "Nggak, kita kan pakai air tanah 12 meter. Ya ini cadangan juga," kata mantan Asisten Teritorial KSAD ini.
"Pakai cara-cara militer ya, Pak?," tanya wartawan lagi.
"Pola pikir militer," jawab Prijanto singkat sambil melempar senyuman khasnya.
(aan/mok)











































