Fenomena seperti ini memang sudah jamak terjadi, meningat Jakarta menjanjikan peluang kerja yang lebih besar dibanding daerah asal. Dan di antara waktu-waktu yang ada, periode arus balik seusai mudik menjadi masa favorit kedatangan para 'calon penghuni baru'.
Mengapa demikian? Hal ini disebabkan karena para pendatang baru datang dapat langsung ditemani saudara mereka yang sudah dulu bekerja di Jakarta. Seperti yang dilakukan, Eni Kurniatun. Perempuan asal Tulungagung, Jawa Timur ini ikut kakak sepupunya, Hani, ke Jakarta, menumpang kereta Mataremaja yang tiba di Stasiun Senen, siang ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perempuan berusia 19 tahun ini belum tahu akan bekerja di mana di Jakarta. Eni akan tinggal di kos kakaknya dan sambil mencari lowongan pekerjaan.
"Ya kan di Jakarta dulu mas, nanti kalau sudah berada di sini kan enak mau nglamar ke mana-mananya," terang pemudi lulusan SMK ini.
Bagaimana jika nanti gagal mendapat pekerjaan? Dengan semangat muda yang masih membara, Eni menolak bicara pesimistis. Begitu juga dengan kemungkinan dia terjerat operasi Yustisi yang digelar Pemprov DKI, itu sama sekali tak dipikirkannya.
"Operasi Yustisi apa to? Nggak lah mas. Belum nyoba kok sudah ngomongin gagal," ujar Eni sambil berlalu.
(fjr/ndr)










































